Jumat, 07 Agustus 2009

Aku selalu mencintaimu

ku ingin mencintaimu
semampu hidupku

Ku ingin menyayangimu setulus hatiku
berharap engkau bisa mengerti dgn keadaan aku
Dan menerima aku apa ada nya

Walau jarak memisahkan kita

Diantara dua pulau

Namun hati ini tetap saja hanya untukmu
kau jauh dimataku,jauh dari pandangan ku
tapi selalu ada dihatiku

Walau banyak cobaan dan godaan

satu cinta yang tulus dariku
satu cinta yang suci untukmu
sehati milik kita berdua

kan ku jaga cintaku sampai nanti

Hingga waktu bisa mempertemukan

Dan menyatukan kita seperti semula
semua jawaban darimu yang selalu aku tunggu disini

Hingga hati dan jiwa ini bersatu

Tak lelah Aku menunggumu

Tak lelah Aku menunggumu
kembalilah dipelukanku

Walau hanya sepintas lalu
walau engkau telah menjauh di seberang sana
jangan tinggalkan Aku dengan sendirian

sadarkah engkau mengapa
diriku selalu bertahan menunggumu
walau banyak cobaan yang harus aku hadapi

semua cobaan silih berganti
Yang akan memisahkan kita

karena ku sayang padamu

seluruh hatiku sepenuh jiwaku

Aku rela berlumur darah

demi mempertahankan hubungan kita
karena ku mencintaimu Dan Menyayangimu
jangan pernah tinggalkan aku
kembalilah kekasih dipelukanku

Arti dibalik senyuman

Kusadar semua alasan untuk tetap menghormatimu
Tapi apa daya..kebencian terus merasuki
Kutahan emosi dan amarahku, mungkin menunggu sampai kita bertemu
Namun kutahu, takkan ada bahasa kemarahan yang kan keluar dari mulutku

Rotasi bumi yang tlah berputar tahunan
Tak membuatmu menjadi lebih baik
Tanaman subur di kebunmu tak kau indahkan jua
Hanya menjadi sekedar penyedap mata

Segala dosa dan kesalahan tlah menjadi makananmu
Entah hingga kapan kau kan merasa kenyang
Akankah ku tetap menyayangimu
Dengan semua jenis makananmu itu, yang tak enak rasanya untukku

Dukaku melebihi dukamu
Sedihku melebihi sedihmu
Perihku melebihi perihmu
Dan lukaku takkan bisa kau sembuhkan

Walau ku tahu apapun caraku tetap saja ku kan berada dalam lingkaran ini
Namun kau tak perlu tahu arti di balik senyumku
Aku akan tetap ada di dekatmu
Sampai ku menutup mata.

kangen

masih saja ku merindu mu..
meski langit dan bumi tak merestu..
meski hati dan logika tak menyatu..
masih saja ku merindu mu..

aku ingin mentap wajahmu walau sekali saja

ahhh..
lelah hati ku terus bertarung bersama logika..
mengapa tak pernah kutemukan jawaban
siapa yang mestinya ku ikuti??

Logika yang tak pernah mengizinkan rindu menghinggapi pikiran ku..
Ataukah..
Sang hati yang selalu meminta ku mengikuti kata-katanya ??

Lagi...lagi. ..
Aku bingung!
Sedang kau masih disana
Terdiam dan tak mau tahu segala gelisah ku..

hanyalah duduk diam dan termenung

Hanya mengaharapkan diri mu kembali

kerendahan jiwa

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

akhir cinta

bintang yang ku tunjuk
cahayanya perlahan berubah kelam
hancur jatuh berantakan
padahal belum sempat ku utaraka sajak-sajak cinta yang tercipta karenanya

taman langit seolah suram
petang tak benderang tak membuat hatiku berteman.,

bintang hati telah lebur terganti
namun tiada arti
sajak ku suram tak ada setitik terang

_mungkin inikah akhir cerita cinta di tengah malam terhias purnama menyatu dalam angin melantun pilu

_purnama itu terluka,bercucur air mata di tahan dengan senyum sayup merekat dengan cinta dalam pertemuan di iringi sepatah kata

“ini yang terbaik” bisikmu

_daun menari sendu angin melantun pilu perpisahan memang harus tercipta

_malam merapat pulang di tengah sesal jalan ku kini terkikis kelam.

lamunan

Ragaku yang terduduk dalam lamunku kini
tiada menorehkan senyuman abadi lagi
Hatiku yang telah kau iris dengan luka dalam
hingga tertembus jantung ini kini tiada menangis lagi
Yang terekam manis sekarang hanyalah status palsu yang selalu kujunjung tinggi pada tiap pemerhatiku
Aku tersesat pada hatiku sendiri karena kerelaan akan melepasmu pergi tuk menebus segala dosamu padaku
Namun saat akan ku cari jalan keluar
mengapa terjadi pesimpangan yang tiap artinya berbeda akan hatiku?
Suatau masa depan cerah tanpa dirinya
atau hanya hidup dalam kesalahan yang selalu membekas di hati
Dalam kebimbangan raga dan pikiranku
yang selalu tertuju pada sisi terburuk,
cahaya jalan penerangNya perlahan mulai mampu menerangi jalanku
Walau sampai sekarangpun ku hanya mampu berharap,kini ku hanya bisa menjalankannya sambil menunggu jawaban waktu

Kenangan

kenangan . . .

masa lalu sudah tak ada arti nya lagi..
yang teringat hanya canda dan kesedihan
dalam gelap hati aku menangis
mengenangpun tak jadi artinya
semua yang telah terjadi
takkan kembali dan sudah sirnah

kenangan . . .
kan tercipta bila kekasih pergi
tuk selamanya
bisikan hati yang tersimpan dalam bayangan telah jadi bintang
kali ini ku takkan biarkan ia terjatuh atau menangis